Trackperistiwa.com – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup sementara operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik seorang pria yang viral akibat aksi berjoget di area dapur.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, setelah tim melakukan inspeksi langsung ke lokasi dan menemukan sejumlah pelanggaran teknis.
“Kebetulan setelah dicek dapurnya ternyata layout-nya salah dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)-nya tidak benar, jadi kita suspend,” ujar Nanik kepada wartawan, Selasa (24/3), melansir detikcom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penutupan ini juga berkaitan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang pria—diduga mitra pengelola SPPG—berjoget di dalam ruangan berlogo BGN hingga ke area dapur tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD).
Menurut Nanik, tindakan tersebut tidak hanya mencederai etika profesional, tetapi juga melanggar standar operasional prosedur, khususnya terkait higienitas dan keamanan pangan.
“Kami sangat menyayangkan dan kecewa dengan sikap mitra yang demikian,” tegasnya.
BGN pun telah menugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan untuk menemui yang bersangkutan serta memberikan teguran keras.
“Sudah bertemu dan sudah ditegur keras,” tambahnya.
Selain perilaku yang tidak pantas, hasil evaluasi juga menemukan bahwa kondisi fisik dapur belum memenuhi ketentuan, terutama dalam hal tata letak (layout) serta sistem IPAL yang tidak sesuai standar.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas layanan program MBG, yang menuntut standar ketat dalam proses pengolahan dan penyajian makanan bagi masyarakat penerima manfaat.
BGN menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh SPPG guna memastikan seluruh operasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.(Fzn/TP)











