Ritual Adat Dayak “Makan Kakah Dow” Menguatkan Ikatan Budaya Dan Spiritual Di Barito Utara.

- Redaktur

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO : Penyerahan tambai kepada Ketua Ormas Iya Mulik Bengkang Turan dalam rangkaian ritual adat Dayak “Makan Kakah Dow” di Desa Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. (Dok. Trackperistiwa.com/Henryanus A)

KETERANGAN FOTO : Penyerahan tambai kepada Ketua Ormas Iya Mulik Bengkang Turan dalam rangkaian ritual adat Dayak “Makan Kakah Dow” di Desa Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. (Dok. Trackperistiwa.com/Henryanus A)

Trackperistiwa.com : Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah — Sebuah perhelatan budaya dan spiritual yang penuh makna berlangsung meriah dengan pelaksanaan ritual adat Dayak “Makan Kakah Dow.” Kegiatan ini terselenggara di sekretariat Gabungan Pangkalima Dayak (GPD) Alur Barito, RT 3, Desa Jingah, pada akhir pekan lalu, melibatkan ratusan anggota dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) Dayak di wilayah tersebut.

Ritual ini merupakan kolaborasi dari sejumlah ormas Dayak yang memiliki kepedulian kuat terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan spiritual leluhur. Di antaranya adalah Gabungan Pangkalima Dayak (GPD) Alur Barito, Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak), Ormas Iya Mulik Bengkang Turan, Bawi Dayak, Asosiasi Bawi Dayak Barito Utara (Asbadata).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KETERANGAN FOTO : Foto bersama gabungan organisasi masyarakat (ormas) Dayak Barito Utara usai pelaksanaan ritual adat “Makan Kakah Dow” sebagai bentuk pelestarian budaya dan penguatan solidaritas masyarakat adat Dayak. (Dok. Trackperistiwa.com/Henryanus A)
KETERANGAN FOTO : Foto bersama gabungan organisasi masyarakat (ormas) Dayak Barito Utara usai pelaksanaan ritual adat “Makan Kakah Dow” sebagai bentuk pelestarian budaya dan penguatan solidaritas masyarakat adat Dayak. (Dok. Trackperistiwa.com/Henryanus A)

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Majelis Keharingan Indonesia, dengan kehadiran Demang Maki (Robinson) yang bertugas sebagai penanggung jawab acara.

 

Ritual Makan Kakah Dou dilaksanakan dengan penuh khidmat dan berlangsung hingga malam hari. Peserta menyajikan sesajen kepada roh leluhur sebagai bentuk penghormatan dan doa agar terjauhkan dari mara bahaya serta sial.

Melalui upacara ini, komunitas Dayak mengenang warisan nenek moyang sekaligus memohon keberkahan agar desa dan masyarakatnya senantiasa terlindungi dari segala bencana dan kesulitan.

Acara dipimpin langsung oleh Ketua Umum GPD Alur Barito, Bapak Hison, yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana.

Dalam sambutannya, beliau menekankan arti penting ritual tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. “Hari ini kita melaksanakan acara ritual adat yang dikenal dengan nama Makan Kakah Dou. Acara ini adalah milik kita semua, para ormas Dayak.

Baca Juga:  Sambutan Hangat Disdik Barito Utara untuk Imam Topik, Awal Baru Pendidikan yang Lebih Maju

Terima kasih atas kehadiran semua yang mendukung. Semoga kita dapat terus memahami dan melestarikan adat leluhur ini sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang,” tuturnya dengan penuh semangat.

 

KETERANGAN FOTO : Suasana pelaksanaan ritual adat Dayak “Makan Kakah Dow” pada malam hari yang digelar gabungan ormas Dayak Barito Utara sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan pelestarian tradisi budaya Dayak. (Dok. Trackperistiwa.com/Henryanus A)
KETERANGAN FOTO : Suasana pelaksanaan ritual adat Dayak “Makan Kakah Dow” pada malam hari yang digelar gabungan ormas Dayak Barito Utara sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan pelestarian tradisi budaya Dayak. (Dok. Trackperistiwa.com/Henryanus A)

Persiapan teknis dan konseptual acara turut disusun oleh Sekjen GPD Alur Barito, Bapak Sanupali, yang memastikan rangkaian ritual berjalan dengan tertib dan sesuai dengan nilai-nilai adat.

Demang Maki Robinson, sebagai pemangku adat, menyampaikan bahwa fungsi ritual ini tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga sebagai penjaga keseimbangan alam dan harmoni antara manusia dan semesta.

Kemeriahan acara ini bukan saja menampilkan kekayaan budaya, namun juga memperlihatkan solidaritas lintas organisasi pemuda dan masyarakat Dayak di Barito Utara.

Sinergi tersebut menjadi modal kuat untuk terus menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi fondasi kebersamaan dan keberlanjutan komunitas.

Dengan berakhirnya ritual Makan Kakah Dou, masyarakat Adat berharap tradisi ini dapat terus diwariskan dan menjadi sumber inspirasi dalam menjaga harmoni kehidupan di tengah dinamika zaman.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen ormas Dayak dan Majelis Keharingan Indonesia ,dalam merawat akar budaya yang kaya makna serta mendalam spiritualitas nya.

Penulis: {Henryanus A}

Berita Terkait

Prianto Tantang PT NPR Buktikan Pembebasan Lahan 140 Ha yang Melibatkan Pemerintah, Diduga Tak Berkekuatan Hukum
Jeritan Eno, Anak Yatim Saat Kebun Peninggalan Ayah Digarap PT NPR
Jhon Kenedy Angkat Bicara Terkait Razia Tambang Emas PETI oleh Tim Polres Barut
KPK RI , Temukan Anomali Pokir Dewan Dan pengadaan Barang Dan jasa Pemkab Kabupaten Barito Utara Kal-teng
Pernah Jadi Kapolsek di Samarinda, AKP Bonar Kini Diamankan Polda Kaltim
Menang di Pengadilan, Kelompok Tani Jagalaang Nilai PT TIS Hindari Kewajiban
Silaturahmi Bersama Pers, Kejari Barito Utara Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Duo M Ditangkap, Jaringan Bandar Narkoba Ishak Kutai Barat Terbongkar?
Berita ini 83 kali dibaca
3 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:07 WIB

Prianto Tantang PT NPR Buktikan Pembebasan Lahan 140 Ha yang Melibatkan Pemerintah, Diduga Tak Berkekuatan Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:18 WIB

Jeritan Eno, Anak Yatim Saat Kebun Peninggalan Ayah Digarap PT NPR

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:38 WIB

Jhon Kenedy Angkat Bicara Terkait Razia Tambang Emas PETI oleh Tim Polres Barut

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:17 WIB

KPK RI , Temukan Anomali Pokir Dewan Dan pengadaan Barang Dan jasa Pemkab Kabupaten Barito Utara Kal-teng

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:06 WIB

Ritual Adat Dayak “Makan Kakah Dow” Menguatkan Ikatan Budaya Dan Spiritual Di Barito Utara.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:08 WIB

Menang di Pengadilan, Kelompok Tani Jagalaang Nilai PT TIS Hindari Kewajiban

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:21 WIB

Silaturahmi Bersama Pers, Kejari Barito Utara Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:42 WIB

Duo M Ditangkap, Jaringan Bandar Narkoba Ishak Kutai Barat Terbongkar?

Berita Terbaru