Salat Idulfitri Perdana di Masjid Negara IKN, Terbuka untuk Masyarakat Umum

- Redaktur

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Masjid Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara yang akan digunakan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri perdana 1447 Hijriah, terbuka bagi masyarakat umum. (Dok. Humas Otorita IKN)

Keterangan Foto: Masjid Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara yang akan digunakan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri perdana 1447 Hijriah, terbuka bagi masyarakat umum. (Dok. Humas Otorita IKN)

trackperistiwa.com | NUSANTARA,  Otorita Otorita Ibu Kota Nusantara memastikan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah akan digelar secara perdana di Masjid Negara yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara, pada 1 Syawal 1447 H atau tahun 2026.

Salat Idulfitri dijadwalkan berlangsung mulai pukul 06.30 WITA dan terbuka bagi masyarakat umum, khususnya warga di kawasan IKN dan sekitarnya yang ingin merayakan hari kemenangan bersama di ibu kota baru Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian penetapan awal Syawal, Otorita IKN juga akan melaksanakan pemantauan hilal pada 19 Maret 2026 di kawasan IKN. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penentuan awal bulan Syawal secara nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat ini menjadi momentum kebersamaan umat Muslim (19 / 03/2026)

“Salat Idulfitri di Masjid Negara terbuka untuk umum. Kami mengajak masyarakat di IKN dan sekitarnya untuk hadir dan melaksanakan Salat Idulfitri bersama di Masjid Negara,” ujarnya.

Pada pelaksanaan tersebut, Prof. Dr. H. Muhammad Abzar Duraesa, M.Ag akan bertindak sebagai khatib. Ia merupakan Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Sementara itu, imam Salat Idulfitri adalah Dr. Ahmad Muzakir, dosen Universitas PTIQ Jakarta. Adapun khatib dan imam cadangan adalah Ust. Dr. M. Aroka Fadli, SQ., M.Ag.

Baca Juga:  Ramadan Bergema, UMKM Jelore Bersinar di Festival Melak
Keterangan Foto:Masjid Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara yang akan digunakan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri perdana 1447 Hijriah, terbuka bagi masyarakat umum. (Dok. Humas Otorita IKN)
Keterangan Foto:
Masjid Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara yang akan digunakan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri perdana 1447 Hijriah, terbuka bagi masyarakat umum. (Dok. Humas Otorita IKN)

Untuk mendukung kelancaran ibadah, akses Tol IKN menuju kawasan Masjid Negara akan dibuka mulai pukul 04.30 WITA. Jamaah diimbau datang lebih awal serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Otorita IKN juga menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari kantong parkir di basement Masjid Negara hingga pengalihan parkir ke ruas jalan sekitar apabila kapasitas penuh. Selain itu, layanan shuttle bus dalam kota disediakan dari sejumlah titik seperti Rusun ASN, HPK, hingga rest area dengan sistem transit di Bundaran Sumbu Timur.

Layanan bus ini akan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 09.00 WITA guna memudahkan mobilitas jamaah. Tak hanya itu, fasilitas mobilitas berupa golf cart juga disiapkan bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas agar dapat menjangkau lokasi salat dengan lebih mudah.

Pelaksanaan Salat Idulfitri perdana ini menjadi tonggak penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan di IKN. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat nilai persaudaraan, kebersamaan, serta spiritualitas masyarakat di ibu kota baru Indonesia.

Berita Terkait

Prianto Tantang PT NPR Buktikan Pembebasan Lahan 140 Ha yang Melibatkan Pemerintah, Diduga Tak Berkekuatan Hukum
Jeritan Eno, Anak Yatim Saat Kebun Peninggalan Ayah Digarap PT NPR
Jhon Kenedy Angkat Bicara Terkait Razia Tambang Emas PETI oleh Tim Polres Barut
KPK RI , Temukan Anomali Pokir Dewan Dan pengadaan Barang Dan jasa Pemkab Kabupaten Barito Utara Kal-teng
Ritual Adat Dayak “Makan Kakah Dow” Menguatkan Ikatan Budaya Dan Spiritual Di Barito Utara.
Pernah Jadi Kapolsek di Samarinda, AKP Bonar Kini Diamankan Polda Kaltim
Menang di Pengadilan, Kelompok Tani Jagalaang Nilai PT TIS Hindari Kewajiban
Silaturahmi Bersama Pers, Kejari Barito Utara Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Berita ini 6 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:07 WIB

Prianto Tantang PT NPR Buktikan Pembebasan Lahan 140 Ha yang Melibatkan Pemerintah, Diduga Tak Berkekuatan Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:18 WIB

Jeritan Eno, Anak Yatim Saat Kebun Peninggalan Ayah Digarap PT NPR

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:38 WIB

Jhon Kenedy Angkat Bicara Terkait Razia Tambang Emas PETI oleh Tim Polres Barut

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:17 WIB

KPK RI , Temukan Anomali Pokir Dewan Dan pengadaan Barang Dan jasa Pemkab Kabupaten Barito Utara Kal-teng

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:06 WIB

Ritual Adat Dayak “Makan Kakah Dow” Menguatkan Ikatan Budaya Dan Spiritual Di Barito Utara.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:08 WIB

Menang di Pengadilan, Kelompok Tani Jagalaang Nilai PT TIS Hindari Kewajiban

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:21 WIB

Silaturahmi Bersama Pers, Kejari Barito Utara Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:42 WIB

Duo M Ditangkap, Jaringan Bandar Narkoba Ishak Kutai Barat Terbongkar?

Berita Terbaru