Ramadan Bergema, UMKM Jelore Bersinar di Festival Melak

- Redaktur

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto :Suasana pembukaan Festival Ramadan 1447 Hijriah di Melak yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, tokoh agama, dan masyarakat.(Fzn/TP)

Foto :Suasana pembukaan Festival Ramadan 1447 Hijriah di Melak yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, tokoh agama, dan masyarakat.(Fzn/TP)

Trackperistiwa.com – Sendawar – Festival Ramadan 1447 Hijriah di Kecamatan Melak resmi dibuka oleh Bupati Kutai Barat, Fredrick Edwin, Kamis (26/02/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Ramadan Bergema, Mengukir Prestasi, Mencetak Generasi Qur’an” ini menjadi momentum pembinaan karakter generasi muda sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Festival Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai keimanan dan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kita mengenai Al-Qur’an, menumbuhkan motivasi keagamaan demi meraih prestasi, serta mencetak generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, masyarakat, dan daerah,” ujar Fredrick Edwin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengajak seluruh sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam membimbing anak-anak agar memiliki motivasi keagamaan yang kuat.

“Jangan hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi jadikan setiap proses sebagai pembelajaran yang berharga,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati bersama istri turut menyisihkan dana sebesar Rp10 juta untuk mendukung pelaksanaan festival tersebut.

“Saya juga memohon maaf apabila anggaran yang tersedia belum maksimal. Secara pribadi, saya dan istri menyisihkan rezeki sebesar Rp10 juta untuk kegiatan ini,” ungkapnya.

Selain kegiatan keagamaan, Festival Ramadan juga diramaikan Pasar Ramadan yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

Jelore, Maskot Kuliner Kutai Barat

Ibu Siti Halizah menunjukkan produk unggulan Nastar Jelore pada stan UMKM di Pasar Ramadan Melak
Ibu Siti Halizah menunjukkan produk unggulan Nastar Jelore pada stan UMKM di Pasar Ramadan Melak

Salah satu pelaku UMKM yang turut meramaikan festival adalah Jelore, produk kue kering unggulan yang diproduksi Ibu Siti Halizah atau yang dikenal sebagai Ibu Produksi Jelore. Produk best seller mereka adalah Nastar Jelore dengan selai nanas lokal dari Danau Aco dan Tanjung Isuy.

Baca Juga:  Warga Desak Pemerintah Daerah Barito Utara Tindak Lanjuti Kerusakan Jalan Dalam Kota dan Lintas Provinsi

“Produk kami yang paling best seller adalah Nastar Jelore. Untuk selainya kami gunakan nanas dari Danau Aco dan Tanjung Isuy karena kualitasnya bagus,” jelasnya.

Selain nastar, Jelore juga memproduksi berbagai kue kering lainnya, ayam goreng, hingga kerupuk ikan belida yang bekerja sama dengan keluarga di Tanjung Isuy dan Tanjung Jone.

Dari sisi penjualan, ia mengaku pendapatan cukup stabil meski masih menghadapi kendala produksi.

“Untuk pendapatan lumayan, rata-rata bisa mencapai Rp1 juta, walaupun kadang juga di bawah itu,” tuturnya.

Harga produk pun terjangkau, mulai Rp12 ribu untuk kemasan kecil hingga Rp200 ribu per kilogram. Bahkan, pembeli yang membawa toples sendiri bisa mendapatkan harga lebih murah.

Namun, kendala utama yang dihadapi adalah ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan.

“Kalau tidak ada panas matahari, kami tidak bisa produksi. Pernah sudah buat adonan tapi tidak ada panas, akhirnya terpaksa dibuang,” ungkapnya.

Pesanan dalam jumlah besar pun kerap tidak dapat dipenuhi, termasuk permintaan rutin dari Sangatta.

“Kami sering kirim ke Sangatta, hampir setiap bulan bisa 100 pieces. Tapi kalau tidak ada matahari, stok kosong,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat membantu menyediakan rumah kaca sebagai solusi produksi.

“Harapan kami ada bantuan rumah kaca untuk produksi, supaya pengeringan tetap bisa dilakukan meskipun tidak ada panas matahari,” harapnya.

Festival Ramadan 1447 Hijriah ini diharapkan tidak hanya memperkuat nilai religius generasi muda, tetapi juga menjadi momentum penguatan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap UMKM lokal di Kutai Barat.

(Fzn/TP)

Berita Terkait

BNI Catat Kinerja ESG Positif, Portofolio Kredit Sektor Hijau Terus Berkembang
Sambut Hari Raya Kurban, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H
Warga Barito Utara Keluhkan Kelangkaan Pasir Koral, Pemda Diminta Siapkan Solusi Pasca-Penertiban Tambang Ilegal
Polres Kutai Barat Ungkap Kasus Begal terhadap Perawat, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Warga Desak Pemerintah Daerah Barito Utara Tindak Lanjuti Kerusakan Jalan Dalam Kota dan Lintas Provinsi
Ditengah Berjuang Menuntut Hak, Budi Permanto Dieksekusi Paksa dan Berakhir Bebas, Polemik Hukum PT TIS Kian Tajam?
Budi Permanto Resmi Bebas, Publik Kutai Barat Kembali Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum
Gabungan Pangkalima Dayak- Alur Barito Lakukan Evaluasi Internal, Satu Pengurus GPD- DPC Kecamatan Lahei Diberhentikan.
Berita ini 17 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 04:52 WIB

BNI Catat Kinerja ESG Positif, Portofolio Kredit Sektor Hijau Terus Berkembang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:40 WIB

Sambut Hari Raya Kurban, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:30 WIB

Warga Barito Utara Keluhkan Kelangkaan Pasir Koral, Pemda Diminta Siapkan Solusi Pasca-Penertiban Tambang Ilegal

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:13 WIB

Polres Kutai Barat Ungkap Kasus Begal terhadap Perawat, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:27 WIB

Warga Desak Pemerintah Daerah Barito Utara Tindak Lanjuti Kerusakan Jalan Dalam Kota dan Lintas Provinsi

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:31 WIB

Budi Permanto Resmi Bebas, Publik Kutai Barat Kembali Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:09 WIB

Gabungan Pangkalima Dayak- Alur Barito Lakukan Evaluasi Internal, Satu Pengurus GPD- DPC Kecamatan Lahei Diberhentikan.

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:15 WIB

Ketua Umum GPD-Alur Barito Kritik Pemerintah Barito Utara, Ada Apa,???

Berita Terbaru