Serapan Anggaran Baru 9,48 Persen, Kinerja OPD Dipertanyakan, Apa Kata Bupati Kubar?

- Redaktur

Senin, 30 Maret 2026 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto (Rapat Bupati)

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin memimpin rapat koordinasi dan pengarahan pimpinan di lingkungan Pemkab Kutai Barat, Senin (30/03/2026), yang membahas rendahnya serapan anggaran Triwulan I 2026.
Foto: Istimewa / Trackperistiwa.com | Penulis: Fausan

Keterangan Foto (Rapat Bupati) Bupati Kutai Barat Frederick Edwin memimpin rapat koordinasi dan pengarahan pimpinan di lingkungan Pemkab Kutai Barat, Senin (30/03/2026), yang membahas rendahnya serapan anggaran Triwulan I 2026. Foto: Istimewa / Trackperistiwa.com | Penulis: Fausan

Trackperistiwa.com | Sendawar — Kinerja serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat pada Triwulan I Tahun 2026 mendapat sorotan serius. Hingga akhir Maret, realisasi anggaran tercatat baru mencapai 9,48 persen—jauh di bawah target ideal yang seharusnya berada pada kisaran 15 hingga 20 persen.

Fakta tersebut terungkap dalam rapat koordinasi dan pengarahan pimpinan di lingkungan Pemkab Kutai Barat yang digelar pada Senin (30/03/2026). Rendahnya capaian ini dinilai berpotensi menghambat laju pelaksanaan program pembangunan daerah.

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, secara tegas menyoroti kondisi tersebut. Ia menyebut terdapat deviasi signifikan hingga minus sekitar 11 persen dari target yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini harus menjadi perhatian serius. Percepatan harus segera dilakukan agar pelaksanaan program berjalan efektif,” tegas Edwin dalam forum tersebut.

Menurutnya, rendahnya serapan anggaran tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat berdampak langsung terhadap capaian pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Ia pun meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat realisasi anggaran.

Baca Juga:  Dua Operator Tewas dalam Insiden Fatal di Jalur Hauling PT MBL, Akibat Kabut?

Bupati menargetkan hingga akhir tahun 2026, realisasi anggaran dapat mencapai 97,5 persen. Secara khusus, ia juga menetapkan capaian minimal bagi setiap perangkat daerah berada pada kisaran 96 hingga 99 persen.

Tak hanya itu, Edwin turut menyoroti capaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten Kutai Barat yang dinilai masih tertinggal dibandingkan daerah lain. Kondisi ini, menurutnya, menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah masih perlu ditingkatkan secara lebih optimal.

Untuk mengatasi hal tersebut, Bupati menekankan pentingnya penguatan koordinasi, peningkatan disiplin, serta pengendalian program di masing-masing perangkat daerah. Ia juga meminta para pimpinan OPD lebih aktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan di unit kerja masing-masing.

Dengan langkah percepatan dan penguatan kinerja tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu mengejar ketertinggalan dan memastikan seluruh target pembangunan tahun 2026 dapat tercapai tepat waktu serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penulis : Fausan

Berita Terkait

Ditengah Badai Perkara Dengan PT. NPR, Prianto Tetap Salurkan Sumbangan Duka
Kelanjutan Sidang Sengketa Lahan di PN Barito Utara, Penggugat Yakini Haknya Terbukti
Sidang Lanjutan Perkara Hak Kelola Lahan di Muara Teweh: Penggugat Yakin Haknya Terbukti
Transparansi Disorot, 118 Pejabat Kutai Barat Abaikan LHKPN?
PT MBL Klarifikasi Kecelakaan Fatal, Sorotan Publik Menguat: Dugaan Lemahnya K3 Jadi Perbincangan
Demang Kepala Adat MAKI Barito Utara Kalimantan Tengah Tegaskan Pelanggaran Adat oleh PT BAT di Barito Utara.
Dua Operator Tewas dalam Insiden Fatal di Jalur Hauling PT MBL, Akibat Kabut?
BGN Tutup Sementara Dapur MBG Usai Viral Aksi Joget di Area Produksi
Berita ini 76 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:11 WIB

Ditengah Badai Perkara Dengan PT. NPR, Prianto Tetap Salurkan Sumbangan Duka

Jumat, 3 April 2026 - 09:02 WIB

Kelanjutan Sidang Sengketa Lahan di PN Barito Utara, Penggugat Yakini Haknya Terbukti

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:16 WIB

Sidang Lanjutan Perkara Hak Kelola Lahan di Muara Teweh: Penggugat Yakin Haknya Terbukti

Senin, 30 Maret 2026 - 06:23 WIB

Serapan Anggaran Baru 9,48 Persen, Kinerja OPD Dipertanyakan, Apa Kata Bupati Kubar?

Senin, 30 Maret 2026 - 06:07 WIB

Transparansi Disorot, 118 Pejabat Kutai Barat Abaikan LHKPN?

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:57 WIB

Demang Kepala Adat MAKI Barito Utara Kalimantan Tengah Tegaskan Pelanggaran Adat oleh PT BAT di Barito Utara.

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:41 WIB

Dua Operator Tewas dalam Insiden Fatal di Jalur Hauling PT MBL, Akibat Kabut?

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:19 WIB

BGN Tutup Sementara Dapur MBG Usai Viral Aksi Joget di Area Produksi

Berita Terbaru