Sidang Kabinet: Bahlil Pastikan Energi Aman, Prabowo Soroti Kepemilikan SDA

- Redaktur

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:

Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait kesiapan stok energi nasional menjelang Lebaran. Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya menjaga kedaulatan sumber daya alam (SDA) demi ketahanan energi dan kepentingan nasional.

Keterangan Foto: Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait kesiapan stok energi nasional menjelang Lebaran. Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya menjaga kedaulatan sumber daya alam (SDA) demi ketahanan energi dan kepentingan nasional.

Jakarta, trackperistiwa.com Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Bahlil dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), saat melaporkan langsung kepada Presiden dan jajaran kabinet terkait kesiapan sektor energi nasional.

Dalam paparannya, Bahlil menjelaskan bahwa cadangan BBM nasional saat ini berada di atas ambang batas minimal. Untuk Pertalite (RON 90), cadangan mencapai 24,39 hari, sementara Pertamax (RON 92) berada di level 28 hari dan Pertamax Turbo (RON 98) mencapai 31 hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, untuk solar subsidi, cadangan tercatat sebesar 16,41 hari, juga melampaui batas minimal nasional. Adapun stok elpiji berada di angka 15,66 hari.

Menjelang hari raya, untuk seluruh BBM dan elpiji, Insya Allah dalam kondisi aman,” ujar Bahlil.

Ia juga mengungkapkan bahwa pasokan elpiji nasional masih didominasi impor, dengan sekitar 75 persen berasal dari Amerika Serikat, 20 persen dari Timur Tengah, dan sisanya dari negara lain seperti Australia. Untuk mengantisipasi dinamika global, pemerintah telah menyiapkan kontrak jangka panjang serta penambahan pasokan dari berbagai negara.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat ketahanan energi melalui optimalisasi kilang dalam negeri, termasuk penyelesaian proyek strategis di Balikpapan yang mampu mengurangi ketergantungan impor BBM.

Baca Juga:  Solidkan Barisan, Hanura Kubar Gelar Muscab IV

Di sektor batu bara, Bahlil menegaskan bahwa pasokan untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dalam kondisi aman, dengan rata-rata cadangan mencapai 14 hari. Pemerintah juga menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) guna memastikan kebutuhan dalam negeri terpenuhi sebelum ekspor dilakukan.

Orientasi kita adalah kebutuhan domestik terlebih dahulu, baru sisanya untuk ekspor,” tegasnya.

Selain energi, Kementerian ESDM juga memantau potensi bencana geologi. Hingga saat ini, tidak terdapat gunung api berstatus Level IV, sementara aktivitas gunung berapi dan potensi bencana lainnya masih dalam kondisi terkendali.

Usai pemaparan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh sumber daya alam Indonesia harus diprioritaskan untuk kepentingan nasional.

Semua kekayaan alam adalah milik bangsa Indonesia. Pengusaha hanya diberikan hak untuk mengelola, tetapi kepemilikan tetap milik negara,” ujar Presiden.

Prabowo juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran, termasuk menjaga stabilitas pasokan energi agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan energi nasional selama periode mudik dan Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.***

Berita Terkait

Ditengah Badai Perkara Dengan PT. NPR, Prianto Tetap Salurkan Sumbangan Duka
Kelanjutan Sidang Sengketa Lahan di PN Barito Utara, Penggugat Yakini Haknya Terbukti
Sidang Lanjutan Perkara Hak Kelola Lahan di Muara Teweh: Penggugat Yakin Haknya Terbukti
Serapan Anggaran Baru 9,48 Persen, Kinerja OPD Dipertanyakan, Apa Kata Bupati Kubar?
Transparansi Disorot, 118 Pejabat Kutai Barat Abaikan LHKPN?
PT MBL Klarifikasi Kecelakaan Fatal, Sorotan Publik Menguat: Dugaan Lemahnya K3 Jadi Perbincangan
Demang Kepala Adat MAKI Barito Utara Kalimantan Tengah Tegaskan Pelanggaran Adat oleh PT BAT di Barito Utara.
Dua Operator Tewas dalam Insiden Fatal di Jalur Hauling PT MBL, Akibat Kabut?
Berita ini 4 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:11 WIB

Ditengah Badai Perkara Dengan PT. NPR, Prianto Tetap Salurkan Sumbangan Duka

Jumat, 3 April 2026 - 09:02 WIB

Kelanjutan Sidang Sengketa Lahan di PN Barito Utara, Penggugat Yakini Haknya Terbukti

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:16 WIB

Sidang Lanjutan Perkara Hak Kelola Lahan di Muara Teweh: Penggugat Yakin Haknya Terbukti

Senin, 30 Maret 2026 - 06:23 WIB

Serapan Anggaran Baru 9,48 Persen, Kinerja OPD Dipertanyakan, Apa Kata Bupati Kubar?

Senin, 30 Maret 2026 - 06:07 WIB

Transparansi Disorot, 118 Pejabat Kutai Barat Abaikan LHKPN?

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:57 WIB

Demang Kepala Adat MAKI Barito Utara Kalimantan Tengah Tegaskan Pelanggaran Adat oleh PT BAT di Barito Utara.

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:41 WIB

Dua Operator Tewas dalam Insiden Fatal di Jalur Hauling PT MBL, Akibat Kabut?

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:19 WIB

BGN Tutup Sementara Dapur MBG Usai Viral Aksi Joget di Area Produksi

Berita Terbaru