KUTAI BARAT – Pergantian pejabat di tubuh kepolisian kembali berlangsung di Polres Kutai Barat. Tiga posisi strategis, yakni Kabag Ops, Kasat Reskrim dan PS. Kapolsek Muara Lawa, resmi berganti, Rabu (2/9/2026).
Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) digelar di Halaman Apel Mako Polres Kutai Barat sekitar pukul 08.00 WITA. Prosesi berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pejabat utama serta personel Polres Kutai Barat.
Upacara dipimpin langsung Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K. Turut hadir Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, S.Sos., M.H., para Kabag, Kasat, perwira dan Kapolsek jajaran, serta Ipda Abdul Hadi, S.H., selaku Danki 2 Yon B Sat Brimob Polda Kaltim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pergantian tersebut bukan sekadar perpindahan nama dalam struktur organisasi. Bagi kepolisian, rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga roda pelayanan, operasional dan penegakan hukum tetap berjalan.
Sertijab ini mengacu pada Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Nomor KEP/476/VIII/2026 tanggal 19 Agustus 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.
Tiga Jabatan, Tiga Tanggung Jawab Besar
Posisi Kabag Ops Polres Kutai Barat kini ditempati Kompol Hartono, S.H. Ia menggantikan pejabat sebelumnya setelah sebelumnya bertugas sebagai Kasubbagrenmin Roops Polda Kalimantan Timur.
Di sisi penegakan hukum, tongkat komando Kasat Reskrim Polres Kutai Barat berpindah dari AKP Khairul Umam, S.Tr.K., S.I.K., M.H. kepada AKP Muhammad Boy Akbar, S.Tr.K., S.I.K.
AKP Khairul Umam selanjutnya mendapat penugasan sebagai Panit 2 Unit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Kalimantan Timur.
Sementara di wilayah Muara Lawa, jabatan PS. Kapolsek Muara Lawa diserahterimakan dari Ipda Sapril, S.H., M.M. kepada Ipda Sainuddin, S.H.
Ipda Sapril selanjutnya mendapat penugasan sebagai PS. Kapolsek Muara Wahau Polres Kutai Timur Polda Kalimantan Timur.
Pergantian tiga posisi tersebut memiliki peran masing-masing. Kabag Ops berkaitan erat dengan pengendalian kegiatan operasional kepolisian, Kasat Reskrim berada di garis depan penanganan perkara pidana, sedangkan Kapolsek menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kecamatan.
Kapolres: Pejabat Baru Harus Segera Bekerja
Dalam amanatnya, Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan menegaskan bahwa mutasi dan sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, sekaligus menjadi sarana penyegaran dan pengembangan karier personel.
Para pejabat yang baru diminta tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Mereka diharapkan segera memahami karakter wilayah, meneruskan program yang sudah berjalan dan melakukan peningkatan terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut menjadi penting karena tantangan kepolisian di daerah tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga bagaimana membangun komunikasi dan kepercayaan masyarakat.
Kapolres juga menyampaikan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama menjalankan tugas di lingkungan Polres Kutai Barat.
Kepada pejabat yang baru, Kapolres menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar amanah dan tanggung jawab yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Bukan Sekadar Rotasi, Masyarakat Menunggu Hasil Kerja
Pergantian pejabat pada akhirnya akan dinilai bukan hanya dari prosesi seremonialnya. Masyarakat tentu menunggu bagaimana pejabat baru menerjemahkan amanah tersebut dalam pekerjaan sehari-hari.
Terutama pada sektor pelayanan, keamanan dan penegakan hukum. Kecepatan merespons laporan masyarakat, profesionalitas dalam menangani perkara, menjaga keamanan wilayah serta membangun komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting yang akan menentukan kepercayaan publik.
Dengan bergantinya tiga pejabat tersebut, Polres Kutai Barat memasuki fase baru dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian Sertijab meliputi pembacaan keputusan Kapolda Kaltim, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah serta pakta integritas. Prosesi kemudian ditutup dengan doa dan foto bersama.
Upacara berakhir sekitar pukul 08.25 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Kini, setelah prosesi pergantian selesai, tantangan berikutnya adalah memastikan jabatan baru tersebut benar-benar menghadirkan kerja nyata dan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat Kutai Barat.











