Jhon Kenedy (LPKP) Layangkan Surat ke Mabes Polri 27 April 2026, Ada Apa?

- Redaktur

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Jhon Kenedy (LPKP) menunjukkan bukti tanda terima laporan saat jumpa pers bersama awak media di Muara Teweh, Barito Utara, Selasa (5/5/2026), terkait pengaduan dugaan pembiaran tambang emas ilegal yang telah dilayangkan ke Mabes Polri pada 27 April 2026.

Keterangan Foto: Jhon Kenedy (LPKP) menunjukkan bukti tanda terima laporan saat jumpa pers bersama awak media di Muara Teweh, Barito Utara, Selasa (5/5/2026), terkait pengaduan dugaan pembiaran tambang emas ilegal yang telah dilayangkan ke Mabes Polri pada 27 April 2026.

Trackperistiwa.com, Muara Teweh – Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP) mengungkap dugaan maraknya pembiaran aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Barito Utara. Hal tersebut disampaikan Jhon Kenedy dalam jumpa pers di Kampung Jakarta, Muara Teweh, Selasa (5/5/2026).

Jhon Kenedy menyebut pihaknya telah melayangkan laporan resmi ke Mabes Polri pada 27 April 2026. Ia juga menegaskan laporan tersebut turut disampaikan ke DPR RI, KPK, dan Mahkamah Agung.

“Bahkan laporan juga sudah kami sampaikan ke DPR RI, KPK, dan Mahkamah Agung,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut LPKP, jumlah lokasi tambang emas ilegal yang diduga dibiarkan mencapai ratusan unit. Aktivitas tersebut tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Baru, hingga Kecamatan Lahei.

“Di sepanjang Sungai Barito dari Montallat hingga Lahei terdapat lebih dari ratusan unit tambang, baik di bantaran sungai maupun di daratan yang masih beroperasi. Di belakang Gestrek, Jalan IPU–Lahei, hingga Jalan Teluk Mayang juga banyak ditemukan,” bebernya.

Baca Juga:  Jalan Umum Dibuka untuk ODOL, Warga Bentian Besar Bereaksi

Menanggapi penangkapan tiga orang penambang di Lahei Barat pada pekan lalu, Jhon Kenedy mengaku hal tersebut justru menimbulkan kekhawatiran.

“Itulah yang menjadi kekhawatiran kita. Sebagian ditangkap, tetapi ratusan penambang lainnya seakan-akan dibiarkan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan adanya keterangan dari pihak keluarga tiga penambang yang diamankan. Disebutkan bahwa hanya unit mereka yang ditindak, sementara unit lain di sekitarnya tidak tersentuh.

“Padahal ada empat unit lainnya di sebelah yang tidak diamankan,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menyebut adanya indikasi praktik tertentu saat razia berlangsung, di mana penambang yang telah “menyetor” memasang tanda berupa bendera merah putih.

LPKP berharap penegakan hukum di Kabupaten Barito Utara dapat berjalan tegas dan adil sesuai instruksi Presiden, tanpa adanya tebang pilih.

“Jangan tebang pilih. Hukum harus adil untuk semua,” tegas Jhon Kenedy.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Barito Utara belum memberikan keterangan resmi terkait laporan LPKP ke Mabes Polri tersebut.

(Hry,A)

Berita Terkait

Haji Acong Siap Konsolidasi, Golkar Kubar Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Aklamasi, H Acong Kembali Terpilih Pimpin Golkar Kubar Periode 2026–2031
Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung
Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan
Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Modal UMKM, Noratim Dorong Pemerintah Turun Tangan
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM
Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni
Berita ini 2,118 kali dibaca
4.5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Haji Acong Siap Konsolidasi, Golkar Kubar Bidik Kemenangan Pemilu 2029

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aklamasi, H Acong Kembali Terpilih Pimpin Golkar Kubar Periode 2026–2031

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Musda DPD II Golkar Kutai Barat Dijadwalkan 23 Agustus, Panitia Resmi Dibentuk

Berita Terbaru