Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni

- Redaktur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRACKPERISTIWA.COM, KUTAI BARAT – Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Kutai Barat berlangsung semarak di Alun-Alun ITHO, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut diikuti berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, serta anggota Gerakan Pramuka.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Kutai Barat, Sekretaris Daerah, anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat, pejabat eselon II, III dan IV, pejabat fungsional, serta anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Yonavia, S.Sos.

Peserta upacara berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, ASN dan non-ASN, hingga pelajar tingkat SD, SLTP, dan SLTA. Kehadiran berbagai elemen tersebut menambah semarak peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Kutai Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum Penguatan Karakter Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, Yonavia, S.Sos. menyampaikan bahwa peringatan Hari Pramuka menjadi momentum penting untuk kembali mengingat dan mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan dalam Gerakan Pramuka, khususnya kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan upacara atau seragam, tetapi bagaimana nilai kedisiplinan, kebersamaan, gotong royong dan kepedulian dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda,” ujar Yonavia.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan masa depan pembangunan daerah. Oleh karena itu, pembinaan karakter sejak usia dini perlu terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang positif, edukatif, dan membangun kepedulian sosial.

“Kita berharap semangat Pramuka terus tumbuh di kalangan anak-anak dan generasi muda Kutai Barat. Mereka harus menjadi generasi yang mandiri, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan maupun masyarakat di sekitarnya,” lanjutnya.

Donor Darah, Wujud Kepedulian kepada Sesama

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tidak hanya diisi dengan kegiatan upacara. Rangkaian kegiatan juga dirangkai dengan aksi sosial berupa donor darah di rumah sakit sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Kapolres Kubar: Utamakan Keselamatan Demi Mudik Lancar dan Nyaman

Yonavia memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, semangat berbagi dan membantu sesama merupakan salah satu nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat yang perlu terus dipelihara.

“Donor darah merupakan kegiatan sosial yang sangat positif. Setetes darah yang kita berikan bisa sangat berarti bagi orang lain yang sedang membutuhkan. Semoga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk ikut berbagi,” katanya.

Bukan Sekadar Seremonial

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Kutai Barat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, kedisiplinan, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Nilai-nilai tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda Kutai Barat.

Dengan karakter yang kuat, semangat kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kutai Barat di masa mendatang.

Penulisa : Melky Malis

Berita Terkait

Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung
Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan
Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Modal UMKM, Noratim Dorong Pemerintah Turun Tangan
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM
Musda DPD II Golkar Kutai Barat Dijadwalkan 23 Agustus, Panitia Resmi Dibentuk
Prihatin Soroti Dugaan Aktivitas di Luar Area HGU Perkebunan, Carles: Saya Akan Laporkan ke Aparat Penegak Hukum
Wakil Ketua KKSS Kutai Barat Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Adat Rumpun Asa, Ajak Jaga Kondusivitas Daerah
Berita ini 6 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Modal UMKM, Noratim Dorong Pemerintah Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Musda DPD II Golkar Kutai Barat Dijadwalkan 23 Agustus, Panitia Resmi Dibentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Prihatin Soroti Dugaan Aktivitas di Luar Area HGU Perkebunan, Carles: Saya Akan Laporkan ke Aparat Penegak Hukum

Jumat, 7 Agustus 2026 - 01:06 WIB

Wakil Ketua KKSS Kutai Barat Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Adat Rumpun Asa, Ajak Jaga Kondusivitas Daerah

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat Meni Debora bersama jajaran Partai Demokrat berdialog langsung dengan pedagang di Pasar Jaras, Kutai Barat, Jumat (21/8/2026), dalam rangka menyerap aspirasi terkait akses permodalan UMKM dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut turut didokumentasikan oleh Media Trackperistiwa.com bersama Fauzan.

Berita

Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:29 WIB