Trackperistiwa.com | Sendawar — H. Aula kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Kutai Barat (Kubar) untuk periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV Partai Hanura Kutai Barat yang digelar pada 13 Februari 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Muscab IV Nomor: 06/KEP.MUSCAB IV/HANURA/KUBAR/II/2026 tentang Ketua Dewan Pimpinan Cabang Terpilih Periode 2025–2030. Forum Muscab yang merupakan pemegang kekuasaan tertinggi partai di tingkat kabupaten itu sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan penguatan struktur menghadapi agenda politik ke depan.
Sidang penetapan dipimpin oleh M. Choirul Huda (unsur DPD), didampingi Umar (unsur DPC), serta anggota Tiur Tampubolon (unsur DPP), Rull Riskha Risandhie, S.T. (unsur DPC), dan Narwito (unsur PAC). Seluruh peserta Muscab secara bulat menyatakan dukungan kepada H. Aula untuk kembali menakhodai partai berlambang hati nurani tersebut di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan Kuat dari DPD dan DPP
Terpilihnya kembali H. Aula tak lepas dari dukungan solid jajaran pimpinan di atasnya. Ketua DPD Hanura Kalimantan Timur, H. Marsidik, secara terbuka menyatakan komitmennya untuk mendorong kader Hanura memimpin daerah, termasuk memberi dukungan penuh kepada H. Aula.
Menurut Marsidik, partai akan berkembang pesat apabila kadernya mampu menduduki jabatan eksekutif. Ia bahkan menegaskan siap “pasang badan” untuk memastikan kader terbaik Hanura mendapat dukungan hingga ke tingkat pusat.
“Saya tidak akan menghalangi Ketua DPC untuk langsung bertemu Ketua Umum meminta rekomendasi. Kalau perlu, biaya ke Jakarta saya tanggung. Ini bentuk keseriusan agar kader Hanura memimpin di daerahnya sendiri,” tegasnya di hadapan peserta Muscab.
Dukungan juga datang dari Koordinator Wilayah DPP Hanura Kaltara–Kaltim, Tiurmaida Tampubolon, yang meminta H. Aula tidak ragu melangkah lebih jauh dalam kontestasi politik mendatang.
“Jangan ragu, Pak Ketua DPC. Kami akan mendukung penuh. Mari kita perjuangkan bersama,” ujarnya, disambut sorakan kader.
Fokus Konsolidasi dan Persiapan 2029

Dalam keputusan Muscab, H. Aula diberikan kewenangan membentuk tim formatur yang terdiri dari satu unsur pengurus DPC demisioner dan satu unsur PAC untuk menyusun kepengurusan periode 2025–2030. Struktur baru ditargetkan rampung paling lambat 15 hari kerja sejak penetapan.
Menanggapi amanah tersebut, H. Aula menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menilai dukungan dari DPD dan DPP menjadi energi baru untuk memperkuat kerja-kerja politik di Kutai Barat.
“Baru kali ini kami merasakan dukungan yang begitu besar dari pimpinan di atas. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih keras dan memenangkan hati rakyat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, fokus utama kepengurusan ke depan adalah memperkuat basis kader hingga tingkat akar rumput, meningkatkan elektabilitas partai, serta mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.
Dengan dukungan solid dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat, kepemimpinan H. Aula periode kedua ini diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan politik Hanura di Kutai Barat sekaligus membuka peluang lebih besar bagi kader partai untuk mengambil peran strategis dalam pemerintahan daerah. (Fzan/TP)











