PSI Kutai Barat Perkuat Organisasi hingga Kampung, Libatkan Anak Muda dan Dorong Percepatan Infrastruktur

- Redaktur

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ketua DPD PSI Kutai Barat, Gilbert Singo Yudha, memberikan arahan kepada jajaran pengurus PSI Kutai Barat dalam kegiatan konsolidasi organisasi, Sabtu (11/7/2026).

Foto:Trackperistiwa.com/Melky Malis

Keterangan Foto: Ketua DPD PSI Kutai Barat, Gilbert Singo Yudha, memberikan arahan kepada jajaran pengurus PSI Kutai Barat dalam kegiatan konsolidasi organisasi, Sabtu (11/7/2026). Foto:Trackperistiwa.com/Melky Malis

KUTAI BARAT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kutai Barat terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kampung dengan melibatkan generasi muda sebagai motor utama pergerakan partai. Selain penguatan struktur, PSI juga mulai mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu fokus perjuangan politik di daerah.

Ketua Pembina PSI Kutai Barat, FX Yapan, mengatakan PSI hadir sebagai ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, sekaligus meningkatkan pendidikan politik di tengah masyarakat.

Menurutnya, kiprah anak muda di PSI telah terbukti di berbagai daerah, mulai dari Semarang, Bali, Sulawesi Selatan, Lampung hingga Sumatera. Karena itu, ia berharap pemuda di Kutai Barat turut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PSI adalah wadah bagi anak muda untuk berkarya. Partai ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk membawa perubahan demi kebaikan bangsa. Bahkan sekitar 65 persen pengurus PSI merupakan anak muda,” ujar FX Yapan saat diwawancarai, Sabtu (11/7/2026).

Ia berharap Sekretariat DPD PSI Kutai Barat dapat menjadi ruang diskusi dan pusat lahirnya berbagai gagasan kreatif dari kalangan muda.

“PSI Kutai Barat ini milik anak-anak muda. Apa pun gagasannya, silakan didiskusikan di sini. Jadikan sekretariat ini sebagai tempat lahirnya ide-ide untuk kemajuan daerah,” katanya.

Tingkatkan Pendidikan Politik

FX Yapan menilai masih rendahnya pemahaman politik masyarakat menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat masyarakat lebih mudah dipengaruhi praktik politik uang.

Ia mendorong generasi muda mulai mempersiapkan diri terjun ke dunia politik dengan terus meningkatkan kapasitas diri, terutama kemampuan berkomunikasi.

“Politik adalah komunikasi. Kalau kemampuan komunikasi tidak maksimal, hasilnya juga tidak maksimal. Karena itu anak muda harus siap menjadi calon, tetapi juga harus terus meningkatkan kualitas diri,” jelasnya.

Menurut FX Yapan, tujuan utama berpolitik bukan sekadar mengikuti kontestasi pemilu, melainkan menjadi sarana memperjuangkan aspirasi masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat.

“Masyarakat memilih karena berharap kebijakan yang dihasilkan kembali kepada masyarakat. PSI tidak ingin memberikan janji-janji yang tidak bisa ditepati,” tegasnya.

Prioritaskan Penguatan Organisasi

Dalam membangun partai, FX Yapan memilih tidak memasang target politik yang terlalu tinggi sejak awal. Baginya, penguatan struktur organisasi hingga tingkat kampung dan kecamatan menjadi prioritas utama.

“Kita bentuk dulu kepengurusan di setiap kampung, kemudian di tingkat kecamatan. Kalau semuanya sudah lengkap, baru kita melangkah ke tahap berikutnya. Tidak mungkin kita bertanding kalau organisasi belum siap,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh kader agar selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

“Mungkin kita tidak punya banyak uang. Tetapi di mana ada kesulitan masyarakat, di situ harus ada kita. Saya dulu juga tidak punya uang untuk dibagikan, tetapi saya selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan. Uang itu urusan kedua, komunikasi jauh sebelum hari pemilihan jauh lebih penting,” ungkapnya.

DPC Sudah Terbentuk di 16 Kecamatan

Sementara itu, Ketua DPD PSI Kutai Barat, Gilbert Singo Yudha, menjelaskan fokus utama partainya saat ini adalah menyelesaikan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat kampung.

Menurut Gilbert, kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah terbentuk 100 persen di seluruh 16 kecamatan di Kabupaten Kutai Barat. Saat ini proses pembentukan kepengurusan tingkat kampung masih terus berjalan.

“Target pertama kami adalah menyelesaikan dan memperkuat struktur organisasi. Tahun ini fokus kami masih pada penguatan struktur hingga tingkat kampung. Untuk DPC sudah terbentuk 100 persen di seluruh 16 kecamatan,” jelas Gilbert.

Meski belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai target Pemilu mendatang, PSI tetap memiliki sasaran yang realistis dibandingkan pemilu sebelumnya.

“Sebelumnya PSI belum memiliki kursi di DPRD. Harapan kami ke depan minimal bisa memperoleh satu sampai dua kursi. Itu target yang realistis,” ujarnya.

Tiga Pilar PSI: Konsolidasi, Komunikasi, Kolaborasi

Gilbert mengatakan seluruh kader PSI Kutai Barat berpegang pada tiga prinsip utama, yakni konsolidasi, komunikasi, dan kolaborasi.

Baca Juga:  Prihatin Soroti Dugaan Aktivitas di Luar Area HGU Perkebunan, Carles: Saya Akan Laporkan ke Aparat Penegak Hukum

Menurutnya, PSI harus menjadi partai yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa menciptakan polarisasi. Selain itu, komunikasi yang baik harus dibangun, baik kepada masyarakat maupun di internal organisasi.

“Karena kunci dalam politik adalah komunikasi. Semakin baik komunikasi, semakin baik pula hasil yang akan diperoleh,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan partai tidak bergantung pada satu orang, melainkan pada kekompakan seluruh tim.

“Dalam partai tidak ada satu orang yang hebat. Yang hebat adalah tim yang solid,” tegasnya.

Saat ini, struktur inti kepengurusan DPD PSI Kutai Barat terdiri dari 11 pengurus ditambah satu orang pembina, serta sejumlah biro dengan total sekitar 53 pengurus. Di tingkat kecamatan, masing-masing DPC memiliki sekitar 10 pengurus.

Secara keseluruhan, jumlah pengurus PSI Kutai Barat kini telah mencapai lebih dari 200 orang dan masih terus bertambah.

“Kami tidak membatasi jumlah kader. Siapa pun yang ingin bergabung tentu kami terbuka,” katanya.

Soroti Infrastruktur Jalan

Keterangan Foto: Ketua DPD PSI Kutai Barat, Gilbert Singo Yudha, memberikan arahan kepada jajaran pengurus PSI Kutai Barat dalam kegiatan konsolidasi organisasi, Sabtu (11/7/2026).Foto:Trackperistiwa.com/Melky Malis
Keterangan Foto: Ketua DPD PSI Kutai Barat, Gilbert Singo Yudha, memberikan arahan kepada jajaran pengurus PSI Kutai Barat dalam kegiatan konsolidasi organisasi, Sabtu (11/7/2026).
Foto:Trackperistiwa.com/Melky Malis

Selain membangun organisasi, PSI Kutai Barat juga mulai memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya kondisi jalan yang dinilai masih membutuhkan peningkatan.

Gilbert menilai Kutai Barat merupakan salah satu daerah penghasil sumber daya alam yang besar, sehingga sudah sepatutnya memperoleh perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Kutai Barat merupakan salah satu daerah penghasil sumber daya alam terbesar. Namun masih banyak jalan yang rusak. Kami berharap pemerintah pusat tidak hanya mengambil hasil sumber daya alam dari daerah, tetapi juga memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan di Kutai Barat,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan daerah akan lebih cepat terwujud apabila terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Siapa pun kepala daerahnya, kalau tidak mampu membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, pembangunan akan sulit berjalan. Karena itu kami ingin mendorong pembangunan Kutai Barat melalui perbaikan infrastruktur, khususnya jalan,” katanya.

Meski demikian, Gilbert menegaskan PSI tidak ingin menyalahkan pihak mana pun. Sebaliknya, partainya ingin menjadi bagian dari solusi dengan mendukung pembangunan daerah bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin bersama-sama membangun Kutai Barat agar menjadi lebih baik sesuai semangat yang disampaikan Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Gilbert kembali menegaskan pentingnya tiga nilai utama yang menjadi fondasi PSI Kutai Barat, yakni konsolidasi, komunikasi, dan kolaborasi.

Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk memegang teguh prinsip kuat, bijak, dan setia.

“Setia berarti setia membangun Kutai Barat dan setia mendengarkan aspirasi masyarakat. Kuat berarti tidak boleh terpecah, tidak boleh goyah, tidak boleh takut, dan tidak boleh menyerah. Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang menerpanya. Sedangkan bijak berarti bijak dalam berpikir, bertindak, dan berucap. Kalau semua itu dijalankan, saya yakin PSI Kutai Barat akan berkembang dengan baik,” tutup Gilbert.

Penulis: Melky Malis
Editor: Fauzan
Dokumentasi: Trackperistiwa.com

Berita Terkait

Haji Acong Siap Konsolidasi, Golkar Kubar Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Aklamasi, H Acong Kembali Terpilih Pimpin Golkar Kubar Periode 2026–2031
Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung
Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan
Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Modal UMKM, Noratim Dorong Pemerintah Turun Tangan
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM
Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni
Berita ini 18 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Haji Acong Siap Konsolidasi, Golkar Kubar Bidik Kemenangan Pemilu 2029

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aklamasi, H Acong Kembali Terpilih Pimpin Golkar Kubar Periode 2026–2031

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Musda DPD II Golkar Kutai Barat Dijadwalkan 23 Agustus, Panitia Resmi Dibentuk

Berita Terbaru