Trackperistiwa.com , KUTAI BARAT – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Kutai Barat menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV Tahun 2026 di Hotel Sidodadi, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok. Kegiatan berlangsung selama dua hari mulai siang ini, , Jumat (13/2/2026) hingga Sabtu (14/2/2026).
Sekretaris DPC Partai Hanura Kutai Barat periode 2020–2025, Suryadi K, menjelaskan bahwa Muscab kali ini diisi dengan sejumlah agenda penting, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya hingga pemilihan Ketua DPC untuk periode mendatang.
“Muscab ini merupakan amanat AD/ART partai yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Forum ini adalah forum tertinggi Partai Hanura di tingkat kabupaten/kota,” ujar Suryadi saat dikonfirmasi jurnalis trackperistiwa.com, Jumat (13/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kegiatan tersebut akan dihadiri jajaran pengurus dari berbagai tingkatan. Dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), hadir Koordinator Wilayah Kalimantan dan Kalimantan Utara, Tiur Maida Tampu Bolon. Sementara dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kalimantan Timur dijadwalkan hadir Ketua DPD yang baru, H. Marsidik, ST., MM., beserta Wakil Ketua, Sekretaris, dan Wakil Bendahara DPD.
Suryadi menegaskan, Muscab memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi antartingkatan kepengurusan partai di daerah. Melalui forum ini, soliditas kader diharapkan semakin kokoh dalam menghadapi dinamika politik, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Tujuan utama Muscab adalah memperkuat konsolidasi internal, menjaga soliditas kader, serta memastikan roda organisasi dan program kerja partai berjalan optimal. Ini juga menjadi momentum untuk mempertegas legitimasi kepengurusan ke depan,” jelasnya.
Dalam Muscab IV ini, salah satu agenda utama adalah pemilihan Ketua DPC Partai Hanura Kutai Barat untuk periode berikutnya. Sebelum memasuki pleno pemilihan, para pemilik suara dari Pengurus Anak Cabang (PAC) di setiap kecamatan telah melaksanakan rangkaian rapat pleno I, II, dan III.
Rapat-rapat tersebut membahas berbagai hal, termasuk rekomendasi internal dan eksternal, evaluasi program kerja, serta mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus DPC periode 2020–2025 yang masa jabatannya telah berakhir.
Suryadi menambahkan, seluruh tahapan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan dalam AD/ART partai, guna memastikan proses berjalan demokratis, transparan, dan akuntabel.
“Melalui Muscab ini, kami berharap siapapun kepengurusan yang terpilih nantinya mampu membawa Partai Hanura Kutai Barat semakin solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan politik lima tahun ke depan,” pungkasnya.(Fzn/TP)











