Sopir Truk Kayu Ilegal Lolos usai Kelabui Petugas di Besiq

- Redaktur

Jumat, 30 Januari 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Mobil bermuatan kayu ulin ilegal yang berhasil kabur usai sopir mengelabui petugas di kawasan Besiq, Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kamis 29 Januari 2026. (Dok. Trackperistiwa.com/Fauzan)

Ket Foto: Mobil bermuatan kayu ulin ilegal yang berhasil kabur usai sopir mengelabui petugas di kawasan Besiq, Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kamis 29 Januari 2026. (Dok. Trackperistiwa.com/Fauzan)

Sendawar – Upaya penegakan hukum terhadap praktik pembalakan liar di kawasan Hutan Desa Kampung Besiq, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, diwarnai aksi pelarian satu unit kendaraan pengangkut kayu ilegal.

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur mengungkapkan, dari tiga armada dump truck yang terdeteksi mengangkut kayu tanpa dokumen resmi, satu unit berhasil meloloskan diri saat penggerebekan yang dilakukan pada Rabu malam, 28 Januari 2026.

Meski demikian, Tim Polisi Hutan (Polhut) tetap berhasil mengamankan dua unit dump truck lainnya beserta muatan 160 batang kayu ulin ilegal. Penindakan dilakukan saat kendaraan-kendaraan tersebut melintas di Kilometer 9 Kampung Besiq sekitar pukul 12.57 WITA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Polhut Provinsi Kalimantan Timur, Jumain, menjelaskan bahwa kayu hasil pembalakan liar tersebut rencananya akan dibawa menuju Samarinda dan Barong Tongkok.
“Dari tiga armada, satu berhasil melarikan diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Namun dua unit lainnya terbukti memuat kayu tanpa dokumen dan telah kami amankan,” ujar Jumain dalam konferensi pers di Mapolres Kutai Barat, Kamis, 29 Januari 2026.

Peristiwa pelarian bermula saat petugas menggiring ketiga truk dari Kilometer 9 menuju jalan umum di Kilometer 7 Besiq pada Rabu malam. Salah satu sopir truk berwarna biru bernomor polisi KT 8078 EG berinisial H, yang saat itu membawa istrinya yang tengah hamil, mengelabui petugas dengan mengaku kunci mobilnya dibawa kabur oleh sopir lain.

H bersama istrinya sempat bermalam di dalam kendaraan hingga dini hari. Petugas bahkan telah mengantisipasi dengan mencabut aki truk tersebut sebelum membawa dua truk lainnya ke Mapolres Kutai Barat. Namun pada pagi harinya, H dan istrinya diketahui telah melarikan diri.

Baca Juga:  Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung

Tak lama berselang, warga Kampung Besiq melaporkan bahwa truk yang ditinggalkan tersebut telah hilang dari lokasi Kilometer 7, berikut seluruh muatan kayu ulin di dalamnya.
“Sampai saat ini keberadaannya belum diketahui. Kami akan terus berupaya menelusuri dan mencari pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegas Jumain.

Sementara itu, dua sopir lainnya berinisial RS dan E telah diamankan bersama dua unit dump truck bernomor polisi KT 8565 PB dan KT 8620 NV. Seluruh barang bukti kini berada di Mapolres Kutai Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan distribusi kayu ilegal tersebut.

Wakapolres Kutai Barat, Kompol Subari, menyampaikan bahwa Polri sebagai Koordinator Pengawas (Korwas) PPNS akan mendampingi Dinas Kehutanan dalam penanganan kasus ini.
“Penyidikan dilakukan oleh Dinas Kehutanan, namun lokus perkara tetap di Kutai Barat. Proses hukum hingga persidangan juga akan dilaksanakan di sini,” jelasnya.

Para pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Tim gabungan yang melibatkan unsur TNI dan Kejaksaan dijadwalkan kembali turun ke lokasi untuk memastikan tidak ada sisa kayu maupun aktivitas ilegal yang masih berlangsung di kawasan Hutan Desa Besiq.

Pewarta: Fauzan

Berita Terkait

Haji Acong Siap Konsolidasi, Golkar Kubar Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Aklamasi, H Acong Kembali Terpilih Pimpin Golkar Kubar Periode 2026–2031
Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung
Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan
Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Modal UMKM, Noratim Dorong Pemerintah Turun Tangan
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM
Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni
Berita ini 40 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Haji Acong Siap Konsolidasi, Golkar Kubar Bidik Kemenangan Pemilu 2029

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aklamasi, H Acong Kembali Terpilih Pimpin Golkar Kubar Periode 2026–2031

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Musda DPD II Golkar Kutai Barat Dijadwalkan 23 Agustus, Panitia Resmi Dibentuk

Berita Terbaru