Jelang Lebaran, Presiden Prabowo Tekankan Stabilitas Ekonomi dan Kelancaran Arus Mudik

- Redaktur

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026), dengan menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi serta kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran.

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026), dengan menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi serta kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran.

Trackperistiwa.comPrabowo Subianto menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa momentum Idulfitri harus diantisipasi secara matang, baik dari sisi transportasi, keamanan, maupun kelancaran distribusi logistik, agar masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dengan aman dan nyaman.

Selain fokus pada mudik Lebaran, Presiden juga menyoroti dinamika global, khususnya perkembangan geopolitik di kawasan Eropa dan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkembangan global akan berdampak pada harga BBM dan pada akhirnya memengaruhi harga pangan. Kita harus waspada dan bertindak proaktif,” tegas Presiden.

Pemerintah, lanjutnya, telah berhasil menjaga ketahanan pangan nasional, namun tetap perlu mempercepat langkah strategis di sektor energi, termasuk kebijakan pengendalian dan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Presiden mengingatkan bahwa berbagai negara telah mengambil langkah ekstrem dalam menghadapi potensi krisis, seperti pembatasan penggunaan BBM, pengurangan hari kerja, hingga penerapan kerja dari rumah (work from home).

Kita tidak boleh merasa aman tanpa upaya penghematan. Justru sekarang saatnya meningkatkan efisiensi,” ujarnya.

Baca Juga:  Posko Karhutla DLH Kubar Mangkrak, Publik Tuntut Kejelasan

Dalam upaya memperkuat pengelolaan keuangan negara, Presiden juga menekankan pentingnya transformasi digital melalui penerapan government technology (govtech). Integrasi sistem antar kementerian dan lembaga diyakini mampu menekan kebocoran anggaran secara signifikan.

Ia menyebut, potensi kebocoran akibat inefisiensi, manipulasi administratif, hingga praktik under invoicing masih menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi.

Presiden menegaskan bahwa target pemerintah adalah menjaga disiplin fiskal, bahkan mengarah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang seimbang (balance budget).

Kita harus berani menghadapi kenyataan, memperbaiki kekurangan, dan tidak boleh berbohong kepada rakyat maupun diri sendiri,” tegasnya.

Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden juga mengimbau seluruh jajaran pemerintah untuk memberi contoh kepada masyarakat dengan merayakan secara sederhana, tanpa kemewahan berlebihan. Namun demikian, aktivitas ekonomi tetap harus berjalan guna menjaga pertumbuhan nasional, khususnya sektor UMKM seperti kuliner dan jasa.

Presiden turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan, serta menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

Kesetiaan kepada bangsa harus berada di atas kepentingan kelompok maupun golongan,” pungkasnya.

Redaksi Trackperistiwa.com

Berita Terkait

Kanit Tipikor Aiptu M. Daud Pimpin Penggeledahan BPBD Kubar, Penyidik Sita Berkas Penting
Penghentian Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Kutai Barat Disorot Kuasa Hukum Korban
BNI Catat Kinerja ESG Positif, Portofolio Kredit Sektor Hijau Terus Berkembang
Sambut Hari Raya Kurban, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H
Warga Barito Utara Keluhkan Kelangkaan Pasir Koral, Pemda Diminta Siapkan Solusi Pasca-Penertiban Tambang Ilegal
Polres Kutai Barat Ungkap Kasus Begal terhadap Perawat, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Warga Desak Pemerintah Daerah Barito Utara Tindak Lanjuti Kerusakan Jalan Dalam Kota dan Lintas Provinsi
Ditengah Berjuang Menuntut Hak, Budi Permanto Dieksekusi Paksa dan Berakhir Bebas, Polemik Hukum PT TIS Kian Tajam?
Berita ini 6 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:36 WIB

Kanit Tipikor Aiptu M. Daud Pimpin Penggeledahan BPBD Kubar, Penyidik Sita Berkas Penting

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

Penghentian Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Kutai Barat Disorot Kuasa Hukum Korban

Senin, 1 Juni 2026 - 04:52 WIB

BNI Catat Kinerja ESG Positif, Portofolio Kredit Sektor Hijau Terus Berkembang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:40 WIB

Sambut Hari Raya Kurban, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:30 WIB

Warga Barito Utara Keluhkan Kelangkaan Pasir Koral, Pemda Diminta Siapkan Solusi Pasca-Penertiban Tambang Ilegal

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:27 WIB

Warga Desak Pemerintah Daerah Barito Utara Tindak Lanjuti Kerusakan Jalan Dalam Kota dan Lintas Provinsi

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:30 WIB

Ditengah Berjuang Menuntut Hak, Budi Permanto Dieksekusi Paksa dan Berakhir Bebas, Polemik Hukum PT TIS Kian Tajam?

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:31 WIB

Budi Permanto Resmi Bebas, Publik Kutai Barat Kembali Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum

Berita Terbaru