Dahan Tumbang di Jalan Raya, Kelalaian Pemda Dipertanyakan

- Redaktur

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Sendawar, Trackperistiwa.com – Kecelakaan tunggal yang menimpa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Sendawar Raya, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, kembali membuka sorotan tajam terhadap lemahnya pemeliharaan tanaman kota oleh pemerintah daerah.

Peristiwa terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 23.44 WITA, tepat di sekitar Puskesmas Melak. Korban, Johansyah, yang mengendarai sepeda motor Honda Beat KT 2738 PAE, mengalami luka di bagian tangan dan keseleo pada kaki setelah menabrak dahan pohon yang jatuh di tengah badan jalan.

Minimnya penerangan serta tumpukan daun yang menutupi dahan besar di jalan membuat korban tidak sempat menghindar.
“Saya kira hanya gundukan daun, ternyata ada dahan kayu besar. Saya langsung terpental, luka, dan motor rusak,” ungkap Johansyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangan Foto:Sepeda motor Honda Beat KT 2738 PAE milik korban mengalami kerusakan serius di badan Jalan Sendawar Raya, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kutai Barat, usai menabrak dahan pohon yang tumbang di tengah jalan pada malam hari. Insiden ini menyoroti lemahnya pemeliharaan pohon pelindung jalan yang membahayakan pengguna jalan. (Trackperistiwa.com | Fauzan}
Keterangan Foto:Sepeda motor Honda Beat KT 2738 PAE milik korban mengalami kerusakan serius di badan Jalan Sendawar Raya, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kutai Barat, usai menabrak dahan pohon yang tumbang di tengah jalan pada malam hari. Insiden ini menyoroti lemahnya pemeliharaan pohon pelindung jalan yang membahayakan pengguna jalan. (Trackperistiwa.com | Fauzan}

Insiden ini bukan yang pertama. Sejumlah pengendara sebelumnya juga dilaporkan menjadi korban akibat dahan patah maupun pohon tumbang di  jalur dua Melak–Barong Tongkok. Kondisi ini menandakan adanya persoalan serius dalam pengelolaan ruang terbuka hijau, khususnya pohon pelindung jalan.

Baca Juga:  Kapolda Kalteng Tinjau Kesiapan Pengamanan Lebaran di Barito Utara

Instansi teknis seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dinilai belum maksimal menjalankan fungsi pemeliharaan, termasuk pemangkasan rutin dan pengawasan kondisi pohon yang berpotensi membahayakan. Padahal, keberadaan pohon di ruang publik seharusnya memberikan kenyamanan, bukan ancaman bagi keselamatan.

Secara regulasi, penyelenggara jalan memiliki kewajiban menjamin keamanan dan kelayakan jalan bagi pengguna. Jalan harus terbebas dari hambatan berbahaya, termasuk material alami seperti pohon tumbang. Kegagalan dalam pemeliharaan dapat berujung pada konsekuensi hukum, baik administratif maupun perdata, jika terbukti ada unsur kelalaian.

Johansyah mendesak pemerintah daerah untuk segera bertindak konkret.
“Saya minta pemerintah bertanggung jawab. Ini jelas kelalaian yang membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Kejadian ini menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk tidak lagi abai terhadap perawatan pohon pelindung jalan. Tanpa langkah cepat dan sistematis, potensi jatuhnya korban berikutnya hanya tinggal menunggu waktu.

Penulis: Fauzan

Berita Terkait

Haji Acong Siap Konsolidasi, Golkar Kubar Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Aklamasi, H Acong Kembali Terpilih Pimpin Golkar Kubar Periode 2026–2031
Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung
Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan
Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Modal UMKM, Noratim Dorong Pemerintah Turun Tangan
Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM
Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni
Berita ini 83 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Haji Acong Siap Konsolidasi, Golkar Kubar Bidik Kemenangan Pemilu 2029

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aklamasi, H Acong Kembali Terpilih Pimpin Golkar Kubar Periode 2026–2031

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Pelaksanaan Musda VI DPD Partai Golkar Kutai Barat Segera Berlangsung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Semangat HUT RI ke-81 dan HUT Kampung Tondoh ke-13, Website dan Video Profil Resmi Diluncurkan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Resmi Diluncurkan, Website dan Video Profil Kampung Tondoh Jadi Etalase Digital Potensi Kampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Pedagang Pasar Jaras Keluhkan Sulitnya Akses Modal UMKM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Yonavia: Semangat Pramuka Harus Ditanamkan Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremoni

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Musda DPD II Golkar Kutai Barat Dijadwalkan 23 Agustus, Panitia Resmi Dibentuk

Berita Terbaru