Polres Barito Utara: Isu Keterlibatan Perusahaan dalam Kasus Pembunuhan Benangen Hoaks

- Redaktur

Senin, 4 Mei 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, melalui Kasi Humas Iptu Novendra W.P., memberikan keterangan pers terkait klarifikasi isu hoaks dugaan keterlibatan perusahaan dalam kasus pembunuhan di Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Sabtu (2/5/2026). (Dok. Humas Polres Barito Utara)

Keterangan Foto: Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, melalui Kasi Humas Iptu Novendra W.P., memberikan keterangan pers terkait klarifikasi isu hoaks dugaan keterlibatan perusahaan dalam kasus pembunuhan di Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Sabtu (2/5/2026). (Dok. Humas Polres Barito Utara)

Trackperistiwa.com:

Polres Barito Utara menegaskan bahwa narasi yang menyebut adanya keterlibatan perusahaan sebagai dalang dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur, pada 19 April 2026, adalah tidak benar.

Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto melalui Kasi Humas Iptu Novendra W.P. menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai keterlibatan korporasi dalam membiayai aksi pembunuhan tersebut tidak sesuai dengan fakta hasil penyelidikan dan penyidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dipastikan tidak benar. Baik dari pemeriksaan tersangka, saksi, maupun barang bukti, tidak ada yang mengarah ke keterlibatan perusahaan,” ujar Novendra, Sabtu (2/5/2026).

Ia menjelaskan, proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan melalui metode investigatif dan ilmiah sebelum penetapan status hukum terhadap seseorang, termasuk dalam mengungkap motif pelaku.

“Penyidik bekerja secara profesional. Motif digali secara mendalam oleh tim yang kompeten dan dianalisis secara akurat, termasuk melalui pendekatan psikologi forensik. Proses ini tidak bisa didasarkan pada asumsi, melainkan kewenangan hukum yang sah untuk mengungkap kebenaran materiil,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penyidikan, motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa sakit hati. Keluarga korban disebut kerap mencaci dan menghina orang tua (ibu) para tersangka.

Selain itu, polisi juga membantah spekulasi terkait penggunaan senjata api dalam kejadian tersebut. Hasil Scientific Crime Investigation oleh tim forensik Polri tidak menemukan adanya indikasi penggunaan senjata api.

Baca Juga:  Ketua IWO Barito Utara Menggelorakan Semangat Hari Kebebasan Pers Sedunia

Pihak kepolisian menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru apabila terdapat fakta baru dalam kasus tersebut.

Novendra juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan bahwa penyebaran hoaks dapat menimbulkan dampak sosial dan konsekuensi hukum.

“Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya agar tidak memperkeruh situasi,” tegasnya.

Sementara itu, seorang pegiat pers menilai penyebaran informasi hoaks oleh media dapat mencerminkan rendahnya profesionalitas dan kredibilitas.

“Media profesional tidak menelan mentah-mentah informasi. Harus melalui verifikasi, check and recheck, serta bersumber dari pihak yang kompeten,” ujarnya.

Dalam kasus ini, Polres Barito Utara telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Polisi juga mengungkap kronologi serta motif pembunuhan yang terjadi di wilayah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Ricky Hermawan menyebutkan bahwa konflik yang melatarbelakangi peristiwa tersebut berkaitan dengan perselisihan yang telah berlangsung lama dan sempat dimediasi.

“Permasalahan sudah beberapa kali dimediasi, namun tidak menemukan penyelesaian,” jelasnya di Muara Teweh, Jumat (1/5/2026), sebagaimana dilansir Antara.

(Hry, A)

Berita Terkait

Silaturahmi Bersama Pers, Kejari Barito Utara Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Duo M Ditangkap, Jaringan Bandar Narkoba Ishak Kutai Barat Terbongkar?
Selama 3 Bulan Terakhir Guru ASN dan PPPK SDN 1 Haragandang Diduga Tak Aktif Mengajar?
Jalan Sendawar Memakan Korban, Ketua PWRI Semprot Keras Kinerja OPD Kutai Barat?
Dahan Tumbang di Jalan Raya, Kelalaian Pemda Dipertanyakan
Sambutan Hangat Disdik Barito Utara untuk Imam Topik, Awal Baru Pendidikan yang Lebih Maju
Jhon Kenedy (LPKP) Layangkan Surat ke Mabes Polri 27 April 2026, Ada Apa?
Sesuai Instruksi Presiden, LPKP Beberkan Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal di Barito Utara
Berita ini 23 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:21 WIB

Silaturahmi Bersama Pers, Kejari Barito Utara Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:42 WIB

Duo M Ditangkap, Jaringan Bandar Narkoba Ishak Kutai Barat Terbongkar?

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:38 WIB

Selama 3 Bulan Terakhir Guru ASN dan PPPK SDN 1 Haragandang Diduga Tak Aktif Mengajar?

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:53 WIB

Jalan Sendawar Memakan Korban, Ketua PWRI Semprot Keras Kinerja OPD Kutai Barat?

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:01 WIB

Dahan Tumbang di Jalan Raya, Kelalaian Pemda Dipertanyakan

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:49 WIB

Jhon Kenedy (LPKP) Layangkan Surat ke Mabes Polri 27 April 2026, Ada Apa?

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:46 WIB

Sesuai Instruksi Presiden, LPKP Beberkan Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal di Barito Utara

Senin, 4 Mei 2026 - 17:07 WIB

Apresiasi Mendalam untuk M. Imam Topik : Dedikasi Nyata untuk Pembangunan Barito Utara

Berita Terbaru