Polhut Kaltim Amankan Dua Truk Kayu Ulin Ilegal di Hutan Desa Besiq

- Redaktur

Jumat, 30 Januari 2026 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Barang bukti berupa truk dan muatan kayu ulin diamankan di Mapolres Kutai Barat. (Dok. Trackperistiwa.com/Fauzan)

Foto: Barang bukti berupa truk dan muatan kayu ulin diamankan di Mapolres Kutai Barat. (Dok. Trackperistiwa.com/Fauzan)

Trackperistiwa.com– SENDAWAR : Polisi Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Polhut Kaltim) bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Damai membongkar praktik pembalakan liar di kawasan Hutan Desa Kampung Besiq, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat.

Dalam operasi yang digelar Rabu (28/1/2026), petugas mengamankan dua unit truk bermuatan kayu ulin olahan tanpa dokumen resmi beserta dua orang sopir. Penindakan ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat dan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kampung Besiq terkait maraknya aktivitas ilegal di kawasan hutan desa.

Kepala Polisi Kehutanan Provinsi Kaltim, Jumain, mengungkapkan bahwa petugas awalnya mendapati tiga unit truk keluar dari kawasan hutan desa. Namun, satu unit truk berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua unit truk bermuatan kayu ulin berhasil kami amankan bersama sopirnya. Seluruh muatan tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi,” ujar Jumain kepada Trackperistiwa.com, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, kayu ulin yang diamankan berupa kayu gergajian dengan berbagai ukuran. Estimasi sementara, setiap truk memuat sekitar tujuh meter kubik kayu. Kepastian volume dan jenis kayu masih menunggu hasil pengukuran dari tenaga ahli ukur kehutanan.

Berdasarkan penyelidikan awal, kayu ulin tersebut rencananya akan dibawa ke Samarinda. Sementara itu, muatan dari satu unit truk yang lolos diketahui mengarah ke wilayah Barong Tongkok.

Baca Juga:  PT MBL Diduga Langgar Sejumlah Regulasi

Dari keterangan masyarakat dan hasil pengumpulan informasi di lapangan, aktivitas pembalakan liar di kawasan Hutan Desa Kampung Besiq diduga telah berlangsung selama empat hingga lima bulan terakhir.

Jumain menegaskan, secara regulasi kawasan hutan desa tidak diperbolehkan untuk aktivitas penebangan kayu. Dalam skema perhutanan sosial, masyarakat hanya diberikan hak mengelola hasil hutan bukan kayu (HHBK) serta jasa lingkungan.

“Hutan desa tidak boleh ada penebangan kayu. Yang dapat dikelola hanya hasil hutan bukan kayu seperti rotan, gaharu, dan jasa lingkungan,” tegasnya.

Hutan Desa Kampung Besiq sendiri telah mengantongi Surat Keputusan Kementerian Kehutanan sejak sekitar tahun 2014 dengan luas mencapai 5.548 hektare dan dikelola oleh LPHD Kampung Besiq.

Sementara itu, Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari memastikan Polres Kubar menangani perkara tersebut sebagai penyidik utama. Seluruh proses penyidikan hingga persidangan akan dilaksanakan di Kutai Barat dengan koordinasi bersama Dinas Kehutanan.

“Kami melakukan asistensi dan pendampingan terhadap penanganan pelaku maupun barang bukti. Proses hukumnya tetap berjalan di Kubar,” ujarnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan desa agar terhindar dari aktivitas ilegal yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan bencana.

Pewarta: Fauzan

Berita Terkait

KM Dahliya F3 Tenggelam di Muara Kaman, 36 Penumpang Dilaporkan Selamat
Pokir APBD 2027 Disepakati, DPRD Kubar Kawal 879 Usulan
DPRD Kubar Dorong Penertiban ODOL, Perusahaan Wajib Patuhi Aturan
Kasat Reskrim Polres Kubar Pimpin Pantau Harga Sembako
Posko Karhutla DLH Kubar Mangkrak, Publik Tuntut Kejelasan
Kapolresta Sleman dan Kasat Lantas Dicopot Usai Audit Internal Polda DIY
Sopir Truk Kayu Ilegal Lolos usai Kelabui Petugas di Besiq
PT MBL Diduga Langgar Sejumlah Regulasi
Berita ini 18 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:27 WIB

KM Dahliya F3 Tenggelam di Muara Kaman, 36 Penumpang Dilaporkan Selamat

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:55 WIB

Pokir APBD 2027 Disepakati, DPRD Kubar Kawal 879 Usulan

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:53 WIB

DPRD Kubar Dorong Penertiban ODOL, Perusahaan Wajib Patuhi Aturan

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:06 WIB

Kasat Reskrim Polres Kubar Pimpin Pantau Harga Sembako

Senin, 2 Februari 2026 - 00:06 WIB

Posko Karhutla DLH Kubar Mangkrak, Publik Tuntut Kejelasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 05:44 WIB

Sopir Truk Kayu Ilegal Lolos usai Kelabui Petugas di Besiq

Jumat, 30 Januari 2026 - 05:20 WIB

Polhut Kaltim Amankan Dua Truk Kayu Ulin Ilegal di Hutan Desa Besiq

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:11 WIB

PT MBL Diduga Langgar Sejumlah Regulasi

Berita Terbaru

Keterangan Foto:

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat, Agustinus, usai memimpin rapat paripurna penetapan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai dasar penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Kutai Barat, Sendawar, Rabu (11/02/2026). DPRD menetapkan 879 usulan masyarakat sebagai prioritas pembangunan daerah. (Dok. Trackperistiwa.com)

Berita

Pokir APBD 2027 Disepakati, DPRD Kubar Kawal 879 Usulan

Rabu, 11 Feb 2026 - 09:55 WIB

Foto : Polres Kubar Cek Stabilitas Harga Sembako di Barong Tongkok (Annanda Fauzan/trackperistiwa.com)

Berita

Kasat Reskrim Polres Kubar Pimpin Pantau Harga Sembako

Kamis, 5 Feb 2026 - 03:06 WIB